Sekretaris Kwarda Bali Koordinasikan Penggunaan Sertifikat Elektronik untuk Tanda Tangan Elektronik KaKwarda

Rabu, 6 Januari 2021 Sekretaris Kwarda Provinsi Bali Nyoman Ariawan melakukan kunjungan ke Bidang Persandian Diskominfos Provinsi Bali untuk berkoordinasi rencana implementasi sertifikat elektronik pada tanda tangan elektronik Ketua Kwarda Bali.

Seperti telah diketahui bahwa Pemerintah Provinsi sejak Maret 2020 telah mengimplementasikan sertifikat elektronik pada tanda tangan elektronik pejabat Eselon II di seluruh Perangkat Daerah di Pemerintah Provinsi Bali untuk surat menyurat dengan menggunakan aplikasi e-Office. Sertifikat Elektronik dari Balai Sertifikat Elektronik (BSrE) ini menjadi jaminan keaslian dan validitas dari sebuah dokumen elektronik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Nyoman Ariawan menyampaikan bahwa Ketua Kwarda Bali, I Made Rentin mempunyai visi yang sangat ke depan terkait penerapan digitalisasi pada seluruh kegiatan Kepramukaan di Bali sehingga di jaman millenial ini, Pramuka juga tidak tertinggal dalam penggunaan media-media elektronik dan internet termasuk penerapan teknologi informasi untuk mendukung Reformasi Birokrasi khususnya di Kwartir Daerah Bali. Made Rentin sebagai Ka Kwarda Bali sekaligus Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali sangat mengharapkan Kwarda Bali dapat meniru Pemprov Bali dalam hal implementasi sistem database dan tentunya tanda tangan elektronik. “Kedepannya seluruh anggota Kwarda Bali harus siap memberikan pemikiran, gagasan dan ide-ide untuk menuju Kwarda Bali goes to Four point Zero Era”, kata I Made Rentin seperti dikutip pada Orientasi Masa Bakti Kwarda Bali Tahun 2019-2024.

Kunjungan Kwarda Bali ini diterima langsung oleh Kepala Bidang Persandian I Putu Sundika beserta seluruh Kepala Seksi di Bidang Persandian. Putu Sundika menyatakan dukungan penuhnya kepada Kwarda Bali terhadap rencana Ka Kwarda yang akan membawa Pramuka menuju era Pramuka 4.0. Hal ini tentunya akan membuat kualitas Pramuka di Bali khususnya akan semakin meningkat karena disamping mempunyai keahlian kepramukaan yang biasa, akan ditambah lagi kemampuan TIK yang memang betul-betul saat ini menjadi andalan. Penggunaan TIK seperti database dan sejenisnya akan mampu membuat manajemen data menjadi lebih baik lagi. Terkait dengan implementasi TTE untuk jaminan keaslian dan validitas, Putu Sundika memberikan beberapa alternatif solusi yang bisa diambil sehingga Kwarda Bali bisa lebih cepat dapat mengimplementasikan TTE. Apalagi saat ini Ka Kwarda Bali sebagai Kepala Pelaksana BPBD Bali sudah mempunyai Sertifikat Elektronik pada Tanda Tangan Elektroniknya. (Kar)