Junior Sentinel Challenge Tahun 2026 Dimulai, Denpasar Jadi Pembuka Babak Penyisihan

DENPASAR – Rangkaian kegiatan Junior Sentinel Challenge (JSC) Tahun 2026 resmi dimulai dengan babak penyisihan tingkat Kota Denpasar yang  dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) bertempat di Ruang Adhi Matra, Graha Sewaka Dharma. Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian seleksi JSC yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Bali sebagai bagian dari upaya penjaringan talenta muda di bidang keamanan siber. Penyisihan JSC Tahun 2026 di Kota Denpasar ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kota Denpasar selaku tuan rumah.

Dalam sambutannya, I Putu Sundika selaku Kabid Persandian Diskominfos Provinsi Bali menyampaikan apresiasi atas dukungan Diskominfos Kota Denpasar dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini.  Sebagai penyelenggara kegiatan Junior Sentinel Challenge (JSC) Tahun 2026, Sundika menjelaskan bahwa JSC merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mendorong peningkatan kapasitas generasi muda di bidang keamanan siber dan literasi digital. Sebagai destinasi wisata dunia dan pusat pertumbuhan ekonomi digital, Bali memiliki ketergantungan tinggi terhadap sistem teknologi informasi yang aman, andal, dan terlindungi dari ancaman siber, baik pada sektor pariwisata, perdagangan, layanan publik, maupun pemerintahan digital.

Sambutan Penyelenggara Junior Sentinel Challenge Tahun 2026

Lebih lanjut, Sundika menyampaikan bahwa pada penyelenggaraan JSC Tahun 2026 ini terdapat penyempurnaan mekanisme kegiatan. Jika pada tahun sebelumnya dilaksanakan secara perorangan, tahun ini JSC menggunakan format tim serta diawali dengan babak penyisihan di masing-masing kabupaten/kota. Tim dengan perolehan poin tertinggi pada tingkat kabupaten/kota nantinya akan mewakili daerahnya untuk mengikuti babak final di tingkat Provinsi Bali. “Mekanisme ini diharapkan mampu memperluas partisipasi generasi muda Bali sekaligus mengoptimalkan proses penjaringan peserta di bidang keamanan informasi,” ungkap Sundika.

Kadis Kominfos Kota Denpasar yang diwakili oleh Kabid Persandian Diskominfos Kota Denpasar Sri Ayu Sutrisna, selaku tuan rumah penyelenggaraan babak penyisihan JSC Tahun 2026 di Kota Denpasar, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan JSC Tahun 2026 ini. Sutrisna menyampaikan bahwa pada babak penyisihan ini terdapat 4 (empat) tim, dimana setiap tim terdiri dari 3 (tiga) orang, yang merupakan perwakilan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) IT yang ada di Kota Denpasar seperti SMKN 1 Denpasar, SMKN 6 Denpasar, SMK Teknologi Nasional Denpasar, dan SMK TI Bali Global Denpasar.

Sambutan Tuan Rumah Babak Penyisihan JSC Tahun 2026 di Kota Denpasar

Pada babak penyisihan ini, seluruh tim peserta JSC harus mengikuti kompetisi CTF (Capture The Flag) dan menjawab soal – soal yang diberikan dengan menggunakan Virtual Machine (VM). Penilaiannya berdasarkan jumlah flag yang berhasil diperoleh, tingkat kesulitan soal dan kecepatan menjawab soal dihitung secara otomatis oleh sistem CTFd. Setelah kompetisi berlangsung, diperoleh bahwa tim dari SMKN 1 Denpasar berhasil memperoleh nilai tertinggi berdasarkan leaderboard yang ditampilkan secara realtime pada sistem CTFd. Dengan demikian, dinyatakan bahwa tim SMKN 1 Denpasar akan mewakili Kota Denpasar untuk mengikuti babak final JSC di tingkat Provinsi Bali.

Tim SMKN 1 Denpasar yang lolos ke babak final di tingkat Provinsi Bali

Di penghujung kegiatan, Sri Syu Sutrisna berpesan kepada tim SMKN 1 Denpasar yang berhasil lolos menuju babak final di tingkat Provinsi Bali agar terus belajar meningkatkan kompetensi dan mampu melakukan sharing knowledge terkait pengalaman yang diperoleh hari ini kepada teman-temannya yang lain. Selanjutnya, babak penyisihan JSC Tahun 2026 ini juga akan dilaksanakan di seluruh kabupaten se-Bali sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.