
Forum Statistik Sektoral kembali digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali pada Senin Tanggal 10 Desember 2018. Forum yang merupakan pertemuan rutin Diskominfos prov Bali Bidang Statistik dan Kominfo di Kab/Kota se-Bali itu, pada penghujung tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Tabanan. Agenda forum ini adalah agenda terakhir di Tahun 2018.
Kepala Dinas Kominfo Kab. Tabanan, Drs. I Nyoman Sumartana, M.Si dalam sambutannya saat membuka forum menyampaikan bahwa pertemuan ini sangat penting mengingat adanya isu-isu strategis tentang data statistik karena pentingnya data yang valid dan akurat untuk dasar pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan. Apabila data yang disampaikan oleh produsen data tidak valid maka dasar pengambilan keputusan akan salah. Penyampaian dari Kabid statistik Dewa Rustina dari Diskominfos Prov. Bali tentang keberlangsungan pertemuan rutin setiap bulan secara bergilir di kab/ kota se prov. Bali disetujui untuk dilanjutkan pada Tahun 2019 oleh semua peserta rapat. Rencananya pada saat HUT Statistik 2019 akan diadakan acara sederhana yaitu penanaman pohon, anjang sana ke panti asuhan dan dilanjutkan dengan pertemuan, sarasehan dan disuksi.

Untuk mengawali pertemuan pada Tahun 2019 akan dilaksanakan di Diskominfos Prov. Bali. Pembahasan selanjutnya adalah mengenai Permendagri 98 tahun 2018 Tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah / SIPD khususnya mengenai kedudukan Wakil Ketua/ Wali Data dalam tim SIPD yang tidak jelas tupoksinya. Keberadaan Permendagri tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik / SPBE juga menjadi pembahasan yg sangat alot para peserta forum pertemuan karena belum ada kepastian tentang aplikasi apa yg akan dipergunakan. Penantian yang begitu panjang juga tentang Perpres satu data sampai hari ini belum jelas kapan akan ditetapkan. Begitu komplek permasalahan yang dihadapi dalam mengelola bidang statistik maka pertemuan dipandang perlu dilakukan secara rutin untuk penyamaan pandangan dan persepsi. Penggiat statistik sektoral di Provinsi Bali dan Kab/ Kota se-Bali sudah berkomitmen dan selalu mengedepankan prinsip kerja, kerja dan kerja. Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, dan SATU DATA. (Dw)