Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) bersama Pemerintah Provinsi Bali melalui Diskominfos menggelar Pendampingan Pengelolaan Pengaduan dan Bimbingan Teknis SP4N-LAPOR! di Denpasar, Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang berlangsung secara offline dan online ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk memperkuat kualitas layanan pengaduan publik di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan terukur.
Kegiatan dibuka oleh Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Publik Insan Fahmi yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendorong perbaikan layanan publik. Hadir sebagai narasumber, Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Yessi Arnaz F. menjelaskan bahwa pengembangan SP4N-LAPOR! tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga pada penguatan fondasi sistem agar lebih adaptif dan berkelanjutan.
Anak Agung Ngurah Bagus Aryana, Kabid IKP Diskominfos Bali, mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan sistem ini terletak pada peningkatan kapasitas SDM dan koordinasi antar-sektor yang harmonis. Di sisi lain, I Made Adi Parwata dari Diskominfos Badung menambahkan bahwa penguatan di tingkat mikro menjadi krusial. Tujuannya jelas: memastikan setiap keluhan masyarakat tidak hanya tertampung, tetapi tuntas tertangani dengan cepat.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga momentum refleksi bahwa SP4N-LAPOR! kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kanal pengaduan. Data yang dihimpun menjadi sumber informasi strategis yang mampu memetakan persoalan riil masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga ketenagakerjaan. Meski masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan SDM, koordinasi lintas instansi, dan kebutuhan penguatan fitur real-time, komitmen perbaikan terus dilakukan. Melalui roadmap pengembangan hingga 2029, SP4N-LAPOR! diharapkan mampu menjadi sistem pengaduan nasional yang terintegrasi, didukung SDM kompeten, serta semakin mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan berkeadilan.










