Judicial Well-Being Workshop ASEAN di Bali Resmi Dibuka

Badung, Bali — Mahkamah Agung Republik Indonesia menjadi tuan rumah The 1st Judicial Well-Being Workshop for ASEAN Judges yang digelar di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Senin (30/3). Kegiatan bertema “Judicial Well-Being to Strengthen Judicial Integrity” ini diikuti para hakim dari negara-negara Asia Tenggara.

Workshop yang berlangsung selama 30 Maret hingga 1 April 2026 ini merupakan kolaborasi antara Council of ASEAN Chief Justices, Mahkamah Agung RI, United Nations Office on Drugs and Crime, serta Ministry of Justice Republic of Korea. Kegiatan diawali dengan penandatanganan MoU antara Mahkamah Agung RI dan Supreme Court of Singapore sebagai upaya memperkuat kerja sama peradilan di kawasan ASEAN.

Forum ini membahas pentingnya judicial well-being sebagai kondisi kesejahteraan menyeluruh bagi hakim, mencakup aspek profesional, mental, emosional, dan kelembagaan. Isu ini dinilai krusial mengingat meningkatnya beban perkara, kompleksitas kasus, serta tekanan publik yang berdampak pada kualitas pengambilan keputusan.

Selain itu, dibahas pula peran institusi dalam menjaga kesehatan mental hakim, praktik penerapan di Singapura, serta pendekatan psikologis dalam profesi yudisial. Tantangan berbasis gender juga menjadi perhatian, khususnya bagi hakim perempuan yang menghadapi berbagai tekanan tambahan dalam menjalankan tugas.

Workshop ini menjadi ruang berbagi pengalaman antarnegara ASEAN untuk mendorong lingkungan kerja peradilan yang lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Di akhir kegiatan, akan dirumuskan rekomendasi dan rencana aksi terkait judicial well-being sebagai bagian dari penguatan integritas peradilan di kawasan.