Setjen Wantannas RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali dalam rangka sosialisasi Strategi Digital Tourism dalamĀ  Mendukung Ketahanan Nasional di Era Digital Nomad

Bali dengan julukan pulau seribu pura atau pulau Dewata terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata utama di dunia dengan daya tarik khusus bagi wisatawan asing dan wisatawan lokal.  seiring dengan perkembangan jaman yang saat ini memasuki era digital yang berkembang begitu cepat dan dinamis, Pemerintah perlu melakukan kajian tentang kemungkinan warga asing yang berwisata sekaligus melakukan kegiatan lain seperti bekerja jarak jauh atau dengan istilah lain “Digital Nomad”yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketahanan nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Ketahanan Nasional RI, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali guna mensosialisasikan kegiatan bertema “Strategi Digital Tourism dalam Mendukung Ketahanan Nasional di Era Digital Nomad” yang bertempat ruang rapat Praja Sabha Kantor  Gubernur Bali. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Ir.Gede Pramana,ST.,MT dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun A.Par.MM pada Rabu, 28 Agustus 2024.

Bertindak sebagai penanggungjawab dari Tim Wantannas RI, Dr. Tri Yuniarto,S.AP.,M.Si.,M.Tr sekaligus memberikan pemaparan dan pemahaman terkait dengan  Sosialisasi Strategi Digital Tourism dalam Mendukung Ketahanan Nasional di Era Digital Nomad. Perlu di ketahui bersama bahwa di era digitalisasi yang saat ini berkembang dengan pesat tidak di pungkiri bahwa warga negara asing yang berwisata kepulau Bali di sinyalir jg melakukan hal – hal yang tidak di inginkan seperti berkerja jarak jauh yang berhubungan langsung dengan dunia internasional yang tentunya akan mengancam keamanan dan ketahanan nasional.dengan demikian pemerintah diharapkan memberikan perhatian yang lebih terhadap pelaku  digital nomad bertujuan untuk mengembangkan strategi digital tourism sebagai upaya mendukung ketahanan nasional dalam konteks perkembangan tren digital nomad.

Pimpinan  dari Wantannas RI menekankan pentingnya sinergi antara sektor pariwisata dan teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi global, sambil menjaga kedaulatan dan keamanan nasional serta  menguraikan berbagai inisiatif digital yang sedang dan akan diterapkan untuk menarik wisatawan digital nomad, yang semakin mempengaruhi peta industri pariwisata global. Ia menekankan perlunya inovasi dalam penyajian konten pariwisata yang sesuai dengan preferensi digital nomad, serta pengembangan infrastruktur digital yang mendukung.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menyoroti pentingnya integrasi teknologi informasi dalam sektor pariwisata, termasuk perlunya perlindungan data pribadi dan keamanan siber untuk menciptakan ekosistem pariwisata digital yang aman dan terjamin.

Sebagai penutup, sosialisasi  ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan dapat menjadi panduan bagi kebijakan dan implementasi program-program pariwisata digital di masa depan, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan keamanan serta kedaulatan negara.