Turyapada Tower Resmi Mengudara, Pemprov Bali Perkuat Layanan Penyiaran TV Digital di Seluruh Bali

Buleleng — Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat layanan informasi publik melalui pengoperasian penuh 30 channel Televisi Digital dari Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, Desa Adat Amertasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu (27/12).

Peresmian yang dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster ini menandai berfungsinya Turyapada Tower sebagai pusat pemancar TV digital terestrial di Bali, yang melibatkan empat penyelenggara multipleksing, yaitu TVRI, ANTV, Nusantara TV, dan Metro TV. Beroperasinya 30 channel TV digital dari Turyapada Tower ini dirancang untuk memastikan masyarakat Bali, khususnya di wilayah utara dan daerah perbukitan, memperoleh akses siaran televisi yang lebih jernih, stabil, dan merata.

Dengan sistem Single Frequency Network (SFN), siaran dari Turyapada Tower kini menjangkau lebih dari 90 persen wilayah Bali. Masyarakat cukup menggunakan televisi digital atau set top box untuk menikmati berbagai saluran televisi tanpa biaya berlangganan.

Selain sebagai infrastruktur penyiaran, Pemprov Bali menilai Turyapada Tower sebagai bagian dari transformasi Bali menuju Pulau Digital, yang mengintegrasikan teknologi informasi, pelayanan publik, dan pengembangan kawasan berbasis inovasi.

Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali, Gede Pramana menyampaikan bahwa keberadaan Turyapada Tower tidak hanya memperkuat jangkauan siaran televisi digital, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan ekosistem digital Bali yang mendorong pemerataan informasi, peningkatan literasi digital, dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Melalui pengoperasian 30 channel TV digital ini, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan komunikasi dan informasi bagi seluruh masyarakat Bali secara adil dan berkelanjutan.