SPLP Komdigi Proses 19,8 Juta Transaksi Perlinsos Digital, Jangkau 5,4 Juta KK
Jakarta, 30 September 2026 — Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah memproses lebih dari 19,8 juta transaksi dalam piloting digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos Digital) hingga 28 September 2026. Pengujian tersebut telah menjangkau sekitar 5,4 juta kepala keluarga (KK) dan menjadi bagian dari persiapan menuju tahap rollout implementasi Perlinsos Digital.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan SPLP berperan sebagai tulang punggung interoperabilitas pemerintah dengan menghubungkan pertukaran data antarinstansi. Sistem tersebut mendukung percepatan validasi, pengurangan fragmentasi data, transparansi, tata kelola, serta penerapan standar keamanan akses informasi. Menjelang peningkatan skala transaksi, Kemkomdigi juga akan memperkuat kapasitas SPLP melalui penambahan sumber daya, sementara pengujian blow test dan stress test secara end-to-end akan dilanjutkan pada awal Oktober 2026 jika tidak terdapat kendala teknis.
Pengembangan SPLP selanjutnya diarahkan pada sinkronisasi mekanisme asinkronus dan sinkronus untuk mempercepat pertukaran data secara real time, termasuk untuk kebutuhan berbagi pakai data dalam volume besar dan penyampaian data kepada banyak instansi secara bersamaan. Kemkomdigi juga akan mempercepat onboarding instansi yang belum terhubung melalui mekanisme self-regulation. Dalam skema tersebut, kepemilikan data tetap berada pada instansi penghasil, sedangkan SPLP berfungsi sebagai penghubung tanpa menyimpan data, dengan setiap pertukaran data tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi konektivitas, Kemkomdigi telah memetakan 514 kabupaten/kota dan sekitar 138.000 kantor pemerintahan. Sebanyak 93,73 persen atau lebih dari 129.000 titik telah terjangkau sinyal 4G dengan kualitas cukup baik hingga baik sekali. Berdasarkan pemetaan tersebut, pelaksanaan awal Perlinsos Digital direkomendasikan untuk memprioritaskan desa yang telah tervalidasi memiliki kualitas sinyal baik sekali serta menghindari wilayah yang masih berada dalam kondisi blank spot.
